BOGOR – Menghadapi tantangan ketidakpastian iklim global, Pemerintah Kabupaten Bogor mengambil langkah strategis dengan meresmikan kawasan Food Estate atau Kawasan Pangan Terpadu di wilayah Bogor Barat. Lahan seluas 500 hektar dioptimalkan untuk menjadi pusat produksi padi varietas unggul dan hortikultura modern.
Proyek ini tidak lagi menggunakan metode pertanian tradisional yang bergantung penuh pada cuaca. Dengan bantuan teknologi Smart Farming dan sistem irigasi berbasis sensor, efisiensi penggunaan air dan pupuk dapat ditekan hingga 30%, sementara hasil panen diproyeksikan meningkat dua kali lipat.
Selain aspek produksi, proyek ini juga menjadi solusi bagi pengangguran di pedesaan melalui program “Petani Milenial”. Anak-anak muda Bogor diberikan akses modal dan pelatihan teknologi agar mereka kembali ke sawah dengan cara yang lebih modern dan menguntungkan secara finansial. Sinergi antara pemerintah dan perbankan daerah dalam memberikan kredit usaha rakyat (KUR) menjadi kunci suksesnya kemandirian pangan di wilayah ini.
