BOGOR, BOGOR KABUPATENKU – Keluhan para petani di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor mengenai sulitnya mendapatkan pupuk subsidi dan mahalnya harga pupuk nonsubsidi akhirnya sampai ke telinga legislatif. DPRD Kabupaten Bogor mendesak Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) untuk segera turun ke lapangan.

Kelangkaan ini dilaporkan terjadi di lumbung padi Bogor, mulai dari wilayah Cariu, Tanjungsari, hingga Cigombong. Para petani mengaku khawatir produktivitas panen tahun ini akan merosot tajam jika pasokan pupuk tidak segera dinormalisasi.
“Kami menerima banyak aduan, petani kita kesulitan di masa tanam. DPRD meminta dinas terkait segera mengaudit jalur distribusi pupuk subsidi. Jangan sampai ada oknum yang bermain di tengah penderitaan petani,” tegas perwakilan komisi terkait di Gedung DPRD, Cibinong.
