
CIBINONG – Gemuruh selawat dan lantunan ayat suci menghiasi kekhidmatan malam peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H / 2026 M di jantung pemerintahan Kabupaten Bogor. Bertempat di Masjid Agung Baitul Faizin, Cibinong, Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin langsung jalannya Tabligh Akbar yang menyatukan ribuan elemen masyarakat dalam balutan ukhuwah Islamiyah.
Agenda religius ini dihadiri lengkap oleh jajaran Forkopimda, mulai dari Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Dandim 0621, Kapolres Bogor, hingga Ketua Baznas Kabupaten Bogor. Kehadiran para kiai dan ulama kharismatik semakin menambah keberkahan malam turunnya Al-Qur’an di Bumi Tegar Beriman.

Lautan Ilmu dari Para Pendakwah Ternama
Peringatan Nuzulul Qur’an tahun ini terasa sangat istimewa dengan kehadiran para narasumber yang memberikan tausiyah penyejuk kalbu. Al Habib Ghasim Bin Ja’far Assegaf, Al Habib Abdallah Bin Ja’far Assegaf, Ustadz Hilman Fauzi, serta Ustadz Munawi Ngacir secara bergantian mengajak jamaah untuk merenungi kedalaman makna Al-Qur’an.
Pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya memperkuat keimanan dan meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, bukan sekadar sebagai bacaan, melainkan sebagai pedoman hakiki dalam menavigasi kehidupan sehari-hari dan menjalankan roda pemerintahan yang berakhlak mulia.
Gerakan Wakaf 6.000 Al-Qur’an
Sebagai bentuk nyata komitmen dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an dan memperkuat literasi keagamaan, momentum ini ditandai dengan aksi sosial berskala besar. Pemerintah Kabupaten Bogor menyalurkan wakaf sebanyak 4.000 mushaf Al-Qur’an, yang diperkuat dengan dukungan 2.000 mushaf dari Polres Bogor.
Total 6.000 Al-Qur’an ini akan disebar ke berbagai pelosok wilayah untuk menunjang aktivitas keagamaan di masjid dan pesantren. “Wakaf ini adalah simbol sinergi antara Umara dan Polri untuk memastikan nilai-nilai Qur’ani tetap hidup di setiap rumah tangga masyarakat Bogor,” ungkap jajaran pimpinan daerah di sela acara.
Mempererat Silaturahmi, Membangun Bogor Religius
Bupati Rudy Susmanto berharap momentum Nuzulul Qur’an ini menjadi jembatan untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Semangat kebersamaan yang terbangun di Masjid Baitul Faizin diharapkan menjadi modal sosial yang kuat dalam membangun Kabupaten Bogor yang religius, tangguh, dan berdaya saing.
“Melalui peringatan ini, kita perkuat ukhuwah Islamiyah. Mari kita jadikan semangat Al-Qur’an sebagai landasan untuk membangun daerah kita tercinta dengan penuh kejujuran dan keberkahan,” pungkasnya.
