BABAKAN MADANG – Rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 resmi diawali dengan penuh energi. Bupati Bogor Rudy Susmanto membuka secara resmi ajang lari bergengsi Bogorun 2026 yang dipusatkan di kawasan Taman Budaya Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Minggu (10/5/2026).

Bogorun 2026 kali ini hadir dengan mengedepankan kualitas penyelenggaraan bertaraf profesional. Ajang lari massal yang lahir dari kolaborasi dinamis antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) ini sukses menyedot antusiasme ribuan peserta untuk mengawali semarak hari jadi Bumi Tegar Beriman dengan energi positif serta semangat gaya hidup sehat.
Mengusung Konsep Hijau “Eco Movement”
Penyelenggaraan tahun ini terasa berbeda dibandingkan edisi-edisi sebelumnya. Bogorun 2026 tampil inovatif dengan mengangkat tema utama “Eco Movement”.
Tema tersebut dipilih bukan sekadar slogan, melainkan menjadi bentuk representasi nyata dari keseimbangan antara semangat menjaga kebugaran fisik dan kepedulian kolektif terhadap keberlanjutan lingkungan hidup di wilayah Kabupaten Bogor. Sepanjang jalur lari, para peserta diajak untuk tetap menjaga kebersihan dan kelestarian alam sekitar.
Inisiasi Gaya Hidup Sehat Berkelanjutan
Dalam pelaksanaannya, event ini diharapkan mampu memicu tren positif gaya hidup aktif secara konsisten di tengah masyarakat. Pemkab Bogor bersama KORMI berkomitmen menjadikan olahraga kemasyarakatan seperti lari sebagai sarana rekreasi yang inklusif sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.
Melalui momentum Bogorun 2026 ini, pembukaan rangkaian HJB ke-544 tidak hanya menjadi pesta perayaan seremonial belaka, melainkan sebuah gerakan bersama untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Bogor yang lebih sehat, bugar, dan peduli terhadap kelestarian ekosistem daerah.
