CIBINONG – Jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor terus berkomitmen mengawal peningkatan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat. Sebagai bentuk nyata fungsi pengawasan, unsur pimpinan dan anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor melakukan kunjungan kerja lapangan ke sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) milik pemerintah daerah.

Kunjungan spesifik ini dilakukan untuk meninjau secara langsung kesiapan sarana, prasarana, ketersediaan obat-obatan, hingga kualitas respons pelayanan medis yang diberikan kepada pasien, khususnya pengguna jaminan kesehatan APBD maupun BPJS.
Soroti Ketersediaan Fasilitas dan Waktu Tunggu Pasien
Dalam rangkaian peninjauan di lapangan, rombongan legislatif melihat langsung alur pelayanan mulai dari loket pendaftaran, ruang instalasi gawat darurat (IGD), poli rawat jalan, hingga ruang rawat inap. DPRD menegaskan bahwa pemenuhan hak kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas utama tanpa membeda-bedakan latar belakang sosial.
Ada beberapa poin krusial yang menjadi fokus perhatian dan evaluasi jajaran DPRD dalam kunjungan ke fasilitas kesehatan kali ini:
- Digitalisasi Antrean: Mendorong optimalisasi sistem pendaftaran online guna memangkas waktu tunggu pasien di ruang pendaftaran.
- Kelayakan Sarana Medis: Memastikan ruang perawatan, tempat tidur pasien, dan alat kesehatan pendukung berfungsi dengan prima dan higienis.
- Ketersediaan Tenaga Medis: Memastikan keterisian dokter spesialis, perawat, dan bidan siaga berjalan sesuai jadwal shift demi menghindari kekosongan pelayanan.
Dukungan Anggaran untuk Peningkatan Mutu Faskes
DPRD Kabupaten Bogor mengapresiasi dedikasi para tenaga kesehatan yang terus menjadi garda terdepan di masyarakat. Namun, jajaran dewan juga memberikan catatan strategis kepada dinas terkait agar terus melakukan pemerataan kualitas faskes, terutama untuk wilayah Puskesmas yang berada di area pelosok dan perbatasan.
Melalui hasil kunjungan lapangan ini, DPRD Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan anggaran pada tahun berjalan guna mendukung peningkatan insentif nakes, pengadaan alat medis modern, serta renovasi bangunan faskes yang sudah tidak layak. Langkah ini dinilai esensial demi mewujudkan derajat kesehatan masyarakat Bogor yang lebih baik, prima, dan merata.
