
Kunker Wakil Panglima TNI ke Rumpin: Tinjau 116 Koperasi Merah Putih yang Hampir Rampung, Fondasi Baru Ekonomi Desa di Bogor
RUMPIN – Sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam memperkuat ketahanan ekonomi akar rumput semakin nyata. Pada Selasa (20/1/2026), Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi (Jaro Ade), menerima kunjungan kerja (Kunker) Wakil Panglima TNI di lokasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Rumpin, Kecamatan Rumpin.
Kunjungan tingkat tinggi ini bertujuan untuk meninjau langsung progres pembangunan fisik dan kesiapan operasional KDKMP, sebuah program ambisius yang dirancang untuk menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan se-Kabupaten Bogor.
Progres Signifikan: 116 KDKMP Memasuki Tahap Akhir Dari total target pembangunan di 416 desa dan 19 kelurahan, sebanyak 116 KDKMP dilaporkan telah memasuki tahap penyelesaian akhir (finishing). Capaian ini dinilai sebagai lonjakan signifikan yang membuktikan efektifitas kolaborasi antara aparatur wilayah dan jajaran TNI di lapangan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ade Ruhandi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto serta jajaran TNI atas dedikasi dan langkah nyata yang diberikan. Menurutnya, keterlibatan TNI tidak hanya mempercepat pembangunan fisik, tetapi juga memberikan jaminan kedisiplinan dalam tata kelola awal program tersebut.
Satgas Khusus Forkopimda: Kawal Optimalisasi Ekonomi Sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal program ini, Pemkab Bogor telah resmi membentuk Satgas KDKMP. Satgas ini dipimpin langsung oleh Bupati Rudy Susmanto dengan melibatkan unsur Forkopimda serta dinas-dinas teknis terkait.
Pembentukan Satgas ini bertujuan untuk memastikan bahwa KDKMP tidak berhenti pada pembangunan fisik semata, melainkan benar-benar berjalan optimal sebagai pusat perputaran ekonomi warga. “KDKMP adalah fondasi penting. Kita ingin koperasi ini menjadi wadah yang mandiri, kompetitif, dan mampu mengangkat taraf hidup masyarakat di seluruh pelosok Bogor,” tegas Ade Ruhandi di lokasi peninjauan.
Melalui keberadaan KDKMP, ke depannya akses terhadap kebutuhan pokok, permodalan usaha kecil, hingga pemasaran produk lokal desa diharapkan dapat terintegrasi dalam satu wadah yang profesional. Wilayah Rumpin sendiri terpilih sebagai lokasi peninjauan karena dianggap mewakili potensi besar pengembangan ekonomi berbasis sumber daya lokal yang didukung penuh oleh semangat gotong royong antara masyarakat, pemerintah, dan TNI.
