BOGOR – Daya saing industri di Kabupaten Bogor terus ditingkatkan melalui efisiensi jalur distribusi. Kawasan industri besar di wilayah Gunung Putri dan Cileungsi kini tengah bersiap mengintegrasikan moda transportasi kereta api barang sebagai solusi utama pengiriman logistik ke pelabuhan Tanjung Priok.
Tingginya kepadatan truk kontainer di jalan raya selama ini dianggap sebagai penghambat utama pertumbuhan ekonomi karena biaya bahan bakar yang membengkak akibat kemacetan. Dengan beralih ke jalur kereta, waktu tempuh logistik diprediksi berkurang hingga 50%, yang secara otomatis menurunkan biaya operasional perusahaan hingga 20%.
Rencana besar ini melibatkan kolaborasi antara Pemkab Bogor, PT KAI, dan konsorsium pengelola kawasan industri. Selain kereta barang, wacana pembangunan Dry Port atau pelabuhan darat di wilayah Cileungsi juga mulai dimatangkan. Jika ini terealisasi, maka Kabupaten Bogor akan memiliki sistem logistik tercanggih di Jawa Barat, menjadikannya destinasi investasi paling menarik bagi investor manufaktur internasional di masa depan.
