CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Kepolisian Resor (Polres) Bogor mempertegas komitmen bersama dalam memerangi peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah Bumi Tegar Beriman. Komitmen tegas ini dibuktikan melalui Press Release Capaian Ungkap Kasus Narkoba periode Januari hingga Mei 2026 yang digelar di Lapangan Parkir Aula Sanika Satyawada, Polres Bogor, Rabu (13/5/2026).

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, memaparkan bahwa selama periode lima bulan pertama di tahun 2026, jajaran Polres Bogor berhasil mengungkap sebanyak 113 kasus narkotika. Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan total 155 tersangka yang terdiri atas 149 laki-laki dan 6 perempuan.
Atas keberhasilan masif ini, Satuan Reserse (Sat) Narkoba Polres Bogor berhasil meraih peringkat kedua terbanyak dalam hal pengungkapan kasus narkoba di seluruh jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat.
Rincian Barang Bukti yang Diamankan
Dalam operasi yang digencarkan selama lima bulan terakhir, petugas berhasil menyita berbagai jenis barang bukti bernilai tinggi dengan rincian sebagai berikut:
- Sabu: 1,5 kilogram (mengamankan 48 tersangka)
- Ganja: 2,9 kilogram (mengamankan 5 tersangka)
- Tembakau Sintetis: 1,8 kilogram (mengamankan 23 tersangka)
- Obat Keras Tertentu (OKT): 50.228 butir (mengamankan 79 tersangka)
- Minuman Keras (Miras) Ilegal: 9.468 botol
Fokus Satgas bentukan Bupati Terhadap Peredaran OKT
Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, perhatian khusus dan pengetatan intensif diberikan pada peredaran Obat Keras Tertentu (OKT) di tengah masyarakat. Langkah ini digerakkan melalui satuan tugas (Satgas) khusus yang diinisiasi langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
Pembentukan Satgas ini didasarkan pada hasil evaluasi mendalam yang menunjukkan bahwa penyalahgunaan OKT seringkali menjadi pemicu utama meningkatnya aksi kriminalitas jalanan, seperti perkelahian antarkelompok, aksi tawuran pelajar, hingga tindakan pembegalan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan bahwa Satgas yang telah dibentuk bersama dengan unsur garuda kepolisian ini akan terus bekerja secara konsisten di lapangan. Sinergi ini ditargetkan untuk menuntaskan jaringan narkotika dan obat-obatan terlarang hingga ke akar-akarnya demi menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Bogor.
