CIGUDEG, BOGOR KABUPATENKU – Suasana di Kantor Kecamatan Cigudeg mendadak berubah menjadi lautan manusia, Senin (12/1/2026). Ribuan warga dari wilayah Cigudeg, Rumpin, hingga Parung Panjang tumpah ruah menyuarakan keresahan mereka pasca penutupan aktivitas tambang di wilayah Bogor Barat.Bukan sekadar protes, ini adalah jeritan soal “isi perut”. Penertiban tambang demi lingkungan, di sisi lain, membuat ribuan sopir, kuli, dan pedagang kecil kehilangan mata pencaharian mendadak.Merespons situasi genting ini, Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Wakil Bupati Jaro Ade langsung turun ke lapangan. Tanpa sekat protokoler yang kaku, kedua pemimpin Bumi Tegar Beriman ini menemui massa untuk mengurai benang kusut permasalahan di wilayah barat Kabupaten Bogor.

Angin Segar: Bansos Cair Minggu Depan!
Di hadapan ribuan warga yang emosional, Bupati Rudy Susmanto membawa kabar yang melegakan. Pemkab Bogor tidak tinggal diam melihat warganya kesulitan makan akibat transisi kebijakan ini.
”Kami pastikan negara hadir. Data sudah kami pegang, ada sekitar 15.000 warga terdampak yang akan menerima bantuan,” tegas Rudy.
Lebih lanjut, Bupati menjanjikan proses pencairan Bantuan Sosial (Bansos) tunai akan dilakukan sesegera mungkin. “Insya Allah, paling cepat hari Rabu atau paling lambat Kamis minggu depan, bantuan sudah bisa diterima warga,” tambahnya yang disambut riuh tepuk tangan massa.
Bantuan ini diharapkan menjadi penyambung hidup sementara sembari menunggu regulasi tambang yang baru ditata ulang agar tidak merusak lingkungan namun tetap menyejahterakan.
Jaro Ade: Jalur Tambang Masuk APBD 2026
Sementara itu, Wakil Bupati Jaro Ade yang merupakan putra asli daerah, menekankan bahwa solusi jangka panjang untuk masalah klasik “jalur neraka” dan konflik tambang sedang dikebut.
”Kita tidak ingin masalah ini terus berulang setiap tahun. Solusi permanennya adalah Jalur Khusus Tambang,” ujar Jaro Ade.
Ia menegaskan bahwa pembebasan lahan untuk jalur khusus tambang sudah masuk dalam pos anggaran APBD 2026. Ini adalah bukti keseriusan Pemkab Bogor di bawah komando Rudy-Jaro Ade untuk memisahkan lalu lintas kendaraan tambang raksasa dari jalan umum yang digunakan aktivitas warga sehari-hari.
Sikap Kesatria Pemimpin
Momen menarik tertangkap kamera jurnalis Bogor Kabupatenku. Di tengah terik matahari dan desakan massa, Bupati Rudy Susmanto tampak memberikan sikap hormat kepada warga. Gestur ini seolah menegaskan bahwa dalam demokrasi, rakyatlah pemegang kedaulatan tertinggi yang wajib didengar dan dihormati oleh pemimpinnya.
Kehadiran langsung duet pimpinan daerah ini setidaknya berhasil menurunkan tensi panas di Cigudeg. Kini, warga menanti realisasi janji “Cair Minggu Depan” tersebut.
Tim Bogor Kabupatenku akan terus mengawal janji ini hingga bantuan benar-benar sampai ke tangan warga yang membutuhkan.
